user online

Sunday, March 31, 2019

MODEL BISNIS

Model Bisnis merupakan gambaran hubungan antara keunggulan dan sumber daya yang dimiliki organisasi perusahaa ditambah dengan aktivitas dalam penciptaan nilai dalam bentuk produk atau jasa yang kemudian dideliver kepada konsumen.      























Business Model Canvas
                                                                                                                                                       
         

3 manfaat utama dari BMC.
FOKUS : Business Model Canvas ini adalah mampu menajamkan fokus dan membuat kejelasan mengenai model bisnis yang diajukan, ketimbang membuat rencana bisnis yang tebalnya berhalaman – halaman.
FLEKSIBEL : BMC sangat bermanfaat karena mudah untuk dimodifikasi dengan tetap memberi pandangan secara menyeluruh terhadap model bisnis

TRANSPARANSI : BMC gunakan untuk mengkomunikasikan visi dan model bisnis kepada tim, dan dengan BMC tim menjadi lebih mudah mengerti apa model bisnis di organisasi.

1.Customer segments

  Customer segments atau segmen konsumen yang ditarget merupakan hal terpenting yang harus bisa dijawab dari Business Model Canvas. Kebanyakan model bisnis tidak memberikan hasil yang diharapkan karena customer segment tidak dapat didefinisikan dengan jelas.

Untuk dapat mengisi customer segment dengan jelas, hal berikut ini
perlu diperhatikan:

1. Customer Segment Dimensions (Dimensi Segmen Konsumen)
Perhatikan apakah bisnis Anda menargetkan konsumen single atau multi-sided market? Maksud multi-sided market, misalnya Facebook yang memiliki model bisnis untuk melayani dua pihak advertiser dan user

2. Customer Characteristics (Karakteristik Konsumen)
Setelah memetakan dimensi segmen, maka selanjutnya adalah mendefinisikan karakter segmen di masing – masing dimensi tadi. Sebagai contoh, apabila kita memiliki segmen user, maka user yang karakteristiknya seperti apa? Beberapa pertimbangan untuk karakteristik, misalnya:
Usia dan gender, Passionhabit, hobi, Tingkat penghasilan
Tingkat pendidikan, Target yang ingin dicapai

3. Customer Problems / Needs (Masalah / Kebutuhan Konsumen)

Apa masalah yang dirasakan konsumen yang telah Anda petakan? Apa painyang sedang ingin mereka sembuhkan? Apa target yang sedang ingin mereka kejar? Apa needs yang mereka perlukan untuk mencapai impian – impian mereka?
Satu hal yang perlu Anda lakukan adalah mengurangi asumsi apa yang dibutuhkan konsumen dengan bertanya langsung kepada mereka. Buat pengamatan lapangan atau wawancara langsung agar Anda semakin dekat dengan konsumen Anda.
Output:

Pada bagian ini Anda akan menghasilkan daftar target
konsumen Anda berdasarkan segmen yang berbeda – beda, plus
penjelasan detil tentang karakteristik masing – masing
konsumen. Jika segmen Anda ada banyak, saya menyarankan
untuk membuat prioritas dalam melayani konsumen. Coba
tanyakan, “seandainya saya hanya bisa melayani 1 konsumen
saja, siapakah yang ingin saya layani?”

2. Value Propositions
Value proposition adalah nilai atau manfaat yang 
ditawarkan kepada pelanggan. Manfaat ini terwujud dalam
bentuk sekumpulan produk atau jasa. Di mata pelanggan,
value proposition ini adalah sebagai solusi atau
jawaban atas apa yang mereka butuhkan, atau pemecahan
dari masalah yang mereka hadapi.

3.Channels 
Channels dalam BMC adalah entitas yang digunakan oleh 
organisasi bisnis untuk membuat value proposition yang 
sudah dibuat itu ‘sampai’ ke konsumen.
Biasanya  digunakan framework AIDA (Attention –
Interest – Desire – Action) sebagai tahap awal, 
ditambah bagaimana proses pengiriman barang atau jasa 
tersebut ke konsumen.

4. Customer Relationship
Bagian customer relationship diisi tentang bagaimana
kita berinteraksi kepada konsumen setelah terjadi
transaksi, untuk memastikan konsumen puas
dengan value yang kita tawarkan sepanjang hingga
akhir life cycle nya.
Perusahaan penerbangan, misalnya setelah kita
menggunakan jasa penerbangannya umumnya akan
ditawarkan berbagai email penawaran,
memberikan membership khusus, yang apabila sudah
mencakup beberapa poin akan mendapatkan benefit
tertentu.

Output: penjelasan tentang bagaimana caranya organisasi menjalin hubungan dengan konsumen yang sudah ‘membeli’ value yang ditawarkan agar tercipta loyalitas atau transaksi kembali.

5. Revenue Stream

revenue streams adalah pendapatan yang diterima
oleh perusahaan atau organisasi yang berasal 
dari value proposition yang ditawarkan. Hal 
paling penting adalah harus terjadi koneksi 
yang clear antara revenue stream yang dihasilkan 
dari value proposition, dan customer
segment mana yang membayar untuk hal tersebut


Output: Daftar dari revenue streams, yang berasal dari value proposition (X)  yang ditawarkan, dengan customer segmen  (Y) sebagai pihak yang bersedia membayar.

6. Key Activity
Output:Daftar dari sumber daya utama yang 
dibutuhkan untuk menunjang key activities agar 
dapat menghasilkan value proposition yang 
diinginkan.

Layaknya sumber daya, sebuah bisnis harus
memiliki aktivitas bisnis. Tanpa adanya
aktivitas, bisnis akan mati.

Beberapa aktivitas kunci yang dimaksud,
memiliki kategori sebagai berikut :
a. Aktivitas produksi : Desain, pembuatan, pegiriman.
b. Aktivitas pemecahan masalah : konsultasi, perawatan dan pemecahan masalah 
c. Aktivitas platform atau jaringan : sistem operasi jaringan, sistem penjualan online.

7.Key Resources

Key resources adalah sumber daya strategis yang 
dibutuhkan untuk menunjang key activities agar bisa 
berjalan lancar untuk menghasilkan value 
propositionsesuai dengan yang diharapkan. Dengan 
terpetakannya key resource, diharapkan sebuah bisnis 
dapat menjadi lebih kompetitif dibandingkan 
pesainya.

8. Key Partnership
Sebuah organisasi bisnis tentunya tidak bisa 
berjalan hanya mengandalkan dirinya sendiri. 
Ketimbang mengembangkan dan menjalankan semuanya 
sendiri, ada baiknya untuk bekerjasama dengan 
mereka yang telah expert di bidangnya masing – 
masing.
Output: Daftar rekanan kunci di luar organisasi 
yang dapat mendongkrak performa key 
activities sehingga dapat menghasilkan value 
proposition dengan lebih kompetitif lagi.

9. Cost Structure
Cost structure adalah daftar biaya yang 
dikeluarkan oleh organisasi bisnis dalam 
rangka menciptakan value proposition kepada 
konsumen. Biasanya, cost structure ini 
‘ditarik’ dari key activities. Beberapa 
pertanyaan penting untuk diajukan saat 
memetakan biaya:
Apakah biaya yang dikeluarkan dalam rangka menciptakan value?
Mana jenis biaya yang lebih banyak, fixed cost atau variable cost?
Jika bisnis diskala menjadi lebih besar, apakah peningkatannya linear, eksponensial, atau tetap?
Output: Daftar elemen struktur biaya yang dikeluarkan untuk membiayai key activities dalam menciptakan value proposition.


Silahkan Tuangkan rencana bisnis anda dalam Model Bisnis Canvas secara terstruktur

47 comments:

  1. Candra Rastika
    Nim : 15 115 076

    ReplyDelete
  2. Andi paruli
    15 115 074

    ReplyDelete
  3. Annisa Ayu Oktavianty
    15.115.075

    ReplyDelete
  4. Rifka sarifatul alwiyah
    16.115.046

    ReplyDelete
  5. Angga Suhandani Ramadan
    16.115.006

    ReplyDelete
  6. Muhamad Rizky ZidaneOctober 17, 2019 at 8:12 PM

    Muhamad Rizky Zidane
    DKV RP 16 B
    16115036

    ReplyDelete
  7. Muhamad Rizky Zidane
    DKV RP 16 A
    16115036

    Ralat yang atas

    ReplyDelete
  8. Aisha Salma Aulia Salsabil
    16.115.064

    ReplyDelete
  9. Indri Restiani Putri
    16 115 024
    DKV RP 16 A

    ReplyDelete
  10. Vera Mustika Kumalasari
    DKV RP 16 A
    16115057

    ReplyDelete
  11. Dewi Vira Puspa
    DKVRP 16
    16115013

    ReplyDelete
  12. Ferly Adriansyah
    DKV RP 16 A
    16 115 017

    ReplyDelete
  13. Dian Tsaniyati Khairani
    DKV RP 16 A
    16 115 015

    ReplyDelete
  14. Widdy Adam Naufal
    DKV RP 16 A
    16 115 060

    ReplyDelete
  15. AYU ANGGRAINI
    DKV RP 16 A
    16 115 010

    ReplyDelete
  16. Rizal Pebriyan
    DKV RP 16A
    16115048

    ReplyDelete
  17. Ikhsan Padriyanto Permana
    DKV RP 16A
    16 115 022

    ReplyDelete
  18. Adhitya Putra Widhasana
    DKV RP 16
    16 115 001

    ReplyDelete
  19. Muhammad Iskandar
    DKV 16A
    16115039

    ReplyDelete
  20. Rizal Mursyid Muhammad
    DKV RP 16
    16 115 047

    ReplyDelete
  21. Arbi Adiguna Pratama
    DKV 16A
    16115009

    ReplyDelete
  22. Mohammad Rifal Maulidan H
    DKV 16A
    16115027

    ReplyDelete
  23. Markus Togar Anugerah Hasontongan Nainggolan
    DKV 16 A
    16115028

    ReplyDelete
  24. M Taupik Hidayatullah
    18 114 007
    TI K 15B (Konversi )

    ReplyDelete
  25. Rina Widyanty
    16113226
    TI K 15B

    ReplyDelete
  26. Vivian luphita dimitrie
    15113235
    TI K 15B

    ReplyDelete
  27. Muhammad Anang
    15113229
    TI K 15B

    ReplyDelete
  28. Helmi Nabilla
    15113027
    TI W 15 B

    ReplyDelete
  29. Agung Permana
    15113216
    TI W 15 B

    ReplyDelete
  30. Dzulkifli S N
    18 114 004
    TI W 15 B

    ReplyDelete